gita Jalan Sepanjang Malam

1 07 2008

 
 
   Bukankah dalam malam segelap apapun, di langit pasti ada bintang?
   Bahkan, saat malam semakin larut, saat hembusan angin malam semakin kencang, semakin banyak bintang yang bertaburan?
   Tetapi, mengapa kini tak kulihat satu bintang pun?
   Apakah kabut yang menyelimutiku terlalu tebal?

Hmm, jadi teringat gita Jalan Sepanjang Malam ni :

   Jalan-jalan sepanjang malam
   semua sunyi tidur dan lelap
   Kulangkahkan kakiku perlahan
   namun derapku terasa berat

   Tiada satupun bintang yang nampak
   apalagi dia dewi purnama 
   Sesunyi jiwaku yang hampa
   mencari damai tak kunjung tiba

   Kuterkenang masa lalu
   jiwaku tentram di situ
   Namun rayuan menggoda
   Membuai, menjerat, membawa jiwa tersesat

   Jalan-jalan sepanjang malam
   dukaku sunyi tidur dan lelap
   Meski langkahku penat terasa
   Kumesti kembali pada-Mu Tuhan
 
   Kulangkahkan kakiku perlahan
   namun derapku terasa berat

   Kuterkenang masa lalu
   jiwaku tentram di situ
   Namun rayuan menggoda
   Membuai, menjerat, membawa jiwa tersesat

   Jalan-jalan sepanjang malam
   dukaku sunyi tidur dan lelap
   Meski langkahku berat terasa
   Kumesti kembali pada-Mu Tuhan
  

  

Lagu ini pertama kali aku dengar saat Nugie datang sebagai pengisi acara di KEK I KAS, 27-29 Juni 2008 kemarin..


Actions

Information

One response

15 05 2009
Tuhan kirim kamu [Aby] « Elisabethkurniaw’s Weblog

[…] beri kau untukku Bintang yg kucari Hmm, Q.E.D … […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: