Perpanjang SIM C di Polres Sleman

17 01 2015

Wow, sudah 5 tahun masa berlaku SIM C, ternyata hari ini sudah habis masa berlaku SIM-ku.
Jadi, kemarin aku memperpanjang SIM C.

Berikut sharing prosedur perpanjangan SIM C di Polres Sleman di tahun 2015 ini.
Sudah nyoba googling, sharing terakhir tu tahun 2013 (CMIIW ya ^_^)

1. Surat Keterangan Dokter
Surat Keterangan Dokter ini dapat diperoleh di Puskesmas atau di Dokter seberang Polres Sleman.
Jika di Dokter seberang Polres Sleman biayanya Rp 20.000.
Nah, kalau aku, cari suratnya di Puskesmas terdekat dari rumah dengan biaya Rp 12.000.

2. Pembayaran ke Bank
Silakan datang ke Polres Sleman, lalu lakukan pembayaran di Bank BRI.
Bank BRI ini terletak di sebelah gedung SIM, di dekat tempat ujian praktek motor.
Serahkan ke teller :
-fotokopi SIM C
-fotokopi KTP
-surat keterangan dokter
Lalu akan diminta biaya untuk perpanjangan SIM.
Perpanjangan SIM C biayanya Rp 75.000, jika pembuatan SIM C baru biayanya Rp 100.000.

3. Datang ke Loket 1 Pendaftaran Baru
Serahkan :
-fotokopi SIM C
-fotokopi KTP
-surat keterangan dokter
-bukti pembayaran ke Bank
Lalu tunggu.
Aku memasukkan berkas ke loket 1 ini pada jam 10.00 WIB.

4. Loket 2 A Pengambilan Formulir
Tunggu nama lengkap kita dipanggil.
Jika sudah dipanggil, kita akan diberi formulir isian.
Isi formulir seperti contoh yang ditempel, lalu serahkan ke loket 2 B.
Saranku, silakan bawa pulpen sendiri ya =)
Nama lengkapku dipanggil di loket 2 A ini pada jam 10.31 WIB.

5. Loket 2 B Pengembalian Formulir
Serahkan formulir yang sudah diisi.
Kita akan diberi no antrian. Lalu tunggu.
Aku memasukkan formulir ke loket 2 B ini pada jam 10.42 WIB.

6. Loket III Produksi SIM
Tunggu nomor antrian kita dipanggil.
Biasanya akan dipanggil beberapa nomor, misalnya nomor antrian 85 sampai dengan 90.
Serahkan no antrian kita ke petugas, lalu kita akan menerima map berisi berkas kita.
Kita akan menunggu (lagi) dengan duduk di ruangan dengan kursi yang muat untuk 12 orang.
Tunggu antrian untuk foto.
Duduknya nanti akan geser satu per satu jika sudah ada yang masuk ke ruang foto.
Saat di ruang foto ada 1 buah kursi tunggu.
Fungsinya agar kita melihat proses apa saja yang dilakukan sebelum foto :
-serahkan map ke petugas foto
-duduk di kursi lalu dengarkan petugas yang membacakan data kita. Jika ada data yang salah, silakan kita minta dibenarkan.
-Jika sudah dipersilakan, berdiri lalu maju untuk memindai sidik jari kita dengan urutan : ibu jari kanan – jari telunjuk kanan – jari tengan kanan – jari manis kanan
-Jika sudah dipersilakan, tanda tangan
-duduk kembali untuk difoto, biasanya akan diminta untuk ‘mesem‘ atau senyum. Bukan tertawa lho ;-P
O iya, background untuk foto ini berwarna biru. Sebaiknya pakai baju selain biru ya.
Kalau pakai baju biru nanti hasil fotonya terlihat kepala ngambang dunk ;-P
Lalu keluar ke ruang tunggu.
Nomor antrianku dipanggil di loket III ini pada jam 13.24 WIB.
Lalu masuk ke ruang foto pada jam 13.55 WIB

7. Pengambilan SIM
Tunggu nama lengkap kita dipanggil.
Kalau di Polres Sleman, ada tulisan Loket 4 Pengambilan SIM.
Tapi loket 4 ini sudah dialih fungsikan menjadi ruang tunggu foto (CMIIW ya ^_^).
Sehingga, pengambilan SIM yang sudah jadi ada di loket 2 B.
Serahkan SIM lama kita ke petugas, lalu kita akan menerima SIM yang baru.
Nama lengkapku dipanggil di loket 2 B ini pada jam 14.03 WIB.

Jadi, list yang harus dibawa saat akan perpanjangan SIM C adalah :
-fotokopi SIM C
-fotokopi KTP
-surat keterangan dokter
-bukti pembayaran ke Bank
-pulpen
-SIM C asli

Total biaya yang aku keluarkan untuk perpanjang SIM C :
-surat keterangan dokter = Rp 12.000
-parkir Puskesmas            = Rp  1.000
-biaya SIM                          = Rp 75.000
-parkir Polres                     = Rp  1.000
TOTAL                             = Rp 89.000

Di gedung SIM ini, waktu pelayanannya :
-untuk pembuatan SIM baru, loket 1 dibuka sampai pukul 10.00 WIB
-untuk perpanjangan SIM, loket 1 dibuka sampai pukul 10.30 WIB
Tentang jam bukanya, aku coba cari-cari di papan tetapi belum ketemu.
Jika googling, pelayanan SIM di Polres Sleman tu dimulai jam 08.30 WIB.
FYI, jam 12.00-13.00 pelayanan dihentikan sementara untuk memberikan kesempatan ishoma (istirahat-sholat-makan), jadi sebaiknya datang pagi saja ya =)

Total estimasi waktu :
Di papan ada tertulis, estimasi perpanjangan SIM itu 15 menit. Itu adalah waktu exclude tunggu antrian lho ya.
Kalau aku, perlu waktu :
-loket 1                         = jam 10.00 WIB
-loket 2 A                    = jam 10.31 WIB
-loket 2 B                    = jam 10.42 WIB
-loket III                      = jam 13.24 WIB
-foto                             = jam 13.55 WIB
-pengambilan SIM    = jam 14.03 WIB
Yeah, butuh waktu sekitar 3 jam, exclude jam ishoma.

Sekian sharing ini, semoga bermanfaat ^_^





Bagaimana kalau aku di-invite game di facebook tapi ga muncul di notif??

13 09 2014

All, pernah ada notif di fb, lalu setelah dibuka berisi invite game?
Kalau aku, pernah.
Suatu hari, temanku, si X invite game A. Lalu pada hari yang lain, si Y invite game A.
Beda hari lagi, si X invite game A (lagi).
Beda hari lagi, si Z invite game B.
Kalau misalnya aku orang yang sering main game, mungkin aku akan senang kalau ada yang invite game. Mungkin lho.
Nah, berhubung aku hanya kadang-kadang main game, kalau ada notif invite game tu agak merasa gemesss gtu de.🙂

Solusinya bagaimana?

  1. Semisal aku block si A
    Hmm, yakin ni, hanya karena game membuat pertemanan jadi seperti itu?
    Itu baru block si A saja lho.
    Kalau yang invite banyak orang, berarti aku harus block banyak orang ya?
  2. Semisal aku un-follow si A.
    Hmm, itu baru si A saja. Pertanyaan yang sama : Kalau yang invite banyak orang, berarti aku harus un-follow banyak orang ya?
    Dan, aku masih belum nyoba efeknya : apakah kalau un-follow orang tu akan menyebabkan tidak muncul di notif ya?

Lalu, suatu hari aku menemukan suatu cara lain.
Menurutku lebih efektif dan efisien jika dibandingkan dengan block orang atau un-follow orang.
Berikut langkah-langkahnya :

  • Buka facebook dari PC/NB. Kalau dari Mobile phone aku belum menemukan caranya.
  • Klik Settings
  • Klik Blocking1
  • Pada Block apps, ketikkan nama game yang bikin gemesss tadi.2

Jadi, bukan block orang tetapi block app-nya dapat membuat notif invite game tidak muncul lagi.

Selamat mencoba.

CMIIW ya🙂

Piss no offense ^^v

Referensi:
(Lupa, besok kalau sudah ketemu akan update di blog ini)





Berapa Lama Lagi

31 01 2011

Berapa lama lagi Kau lupakan
Berapa lama lagi Kau palingkan
Wajah yang penuh kasih
Dari hadapanku
Berapa lama ku menanti…

Haruskah aku berkekhawatiran
Dan bersedih disepanjang hari
Pandanglah kiranya dan jawablah aku
Ya…Tuhan Pengharapanku

Buatlah mataku bercahaya
Supaya janganlah aku tertidur dan lelap
Kuatkan hatiku untuk menanti fajar
Kujelang esok dengan harapan

Yakinkan aku pada kasihMu
Pada setiaMu aku percaya
Pandanglah kiranya dan jawablah aku
Ya…Tuhan Pengharapanku

source : www.pondokrenungan.com





hening kelu jiwa

7 12 2010

di hening jiwaku,,aku bertanya “Tuhan, mengapa seperti ini?!?!”..

di dalam tanyaku,, aku berdoa “Tuhan Yesus tolong”..

di dalam doaku,,aku berharap “Tuhan, selamatkan”..

di dalam harapku,,aku beriman “Dalam Nama Yesus, aku TOLAK hal itu!!! Dalam Nama Yesus, aku PATAHkan hal itu!!!”

Dan di dalam imanku,,aku kembali HENING..

 

*ekspresionistis

~iman, harapan dan kasih..dan yang terbesar dari ketiganya adalah kasih~





Kutemukan Cinta [C. Soeliandari Retno]

5 12 2010
dedicated to some1 who I love so much…^_^

Tuhan hidup ini TAK slalu mudah
Berbatu TERJAL dan penuh LIKU
Terkadang terluka dan menderita
Namun akan TETAP ku jalani

Badai guntur kan kuhadapi
Jurang tebing kurayapi
Duka lara pun KUALAMI
Demi meraih apa yang kucari

Gunungpun kan kudaki, lautkan kusebrangi
Jalan berliku kutelusuri
Apapun yang terjadi, aku TAK KAN BERHENTI
Bila disana KUTEMUKAN CINTA

Ku tak slalu mampu tuk mengasihi
Bila dibenci dan disakiti
Meski lemah dan tak berdaya jiwa
Namun akan tetap KUJALANI

Badai guntur kan kuhadapi
Jurang tebing kurayapi
Duka lara pun KUALAMI
Demi meraih apa yang kucari

Gunungpun kan kudaki, lautkan kusebrangi
Jalan berliku kutelusuri
Apapun yang terjadi, aku TAK KAN BERHENTI
Bila disana KUTEMUKAN CINTA

Bila di sana KUTEMUKAN CINTA……





Mobile Media Application Programming Interface (MMAPI) J2ME : Audio Midlet dengan pause Command, stop Command, dan looping player

28 11 2010

Pernah dengar MMAPI??
Itu lho, API yang memfasilitasi pembuatan nada, memainkan serta merekam audio dan video pada device yang cocok.

Memainkan atau merekam sebuah media ditangani oleh dua object : DataSource dan Player.

DataSource menangani detail cara mendapatkan data dari source yang tersedia. Source dapat berasal dari file JAR atau jaringan (melalui protokol HTTP), record dari RMS, streaming connection dari sebuah server atau sumber properietary lain. Player tidak perlu terlalu mempermasalahkan darimana data berasal atau bagaimana cara mendapatkannya. Player hanya perlu membaca data yang berasal dari DataSource, memproses, menampilkan dan memainkan playback media pada output device. Pihak ketiga dalam skenario ini adalah Manager. Manager membuat Player dari DataSource. Manager memiliki method untuk membuat Player dari lokasi sumber media (URL), DataSource dan InputStreams.

Kita dapat memainkan media yang berasal dari file JAR dengan membuat Stream dari resource file dan meneruskannya pada method Manager.createPlayer()

Untuk mem-PAUSE player, kita  memanggil method player.stop();

Untuk men-STOP player, kita memanggil method player.close();

Berikut code lengkapnya :
(setelah itu silakan coba di handphone yang mendukung Java ya… ^_^v)

 

import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
import javax.microedition.media.*;
import javax.microedition.media.control.*;
import java.io.*;

/**

* @author Elisabeth Kurnia Wijayanti

*/

public class AudioMidlet extends MIDlet implements CommandListener{

private Command exitCommand, playCommand, pauseCommand, stopCommand;

private Form form;

private Gauge volumeGauge;

private Display display;

private int volume = 100;

private static int MAX_VOLUME = 100;

Player player;

public AudioMidlet() {

playCommand = new Command(“Play”, Command.ITEM, 1);

exitCommand = new Command(“Exit”, Command.EXIT, 1);

pauseCommand = new Command(“Pause”, Command.ITEM,1);

stopCommand = new Command(“Stop”, Command.STOP,1);

volumeGauge = new Gauge(“Volume”, true, MAX_VOLUME, volume);

form = new Form(“Audio Player”);

form.addCommand(playCommand);

form.addCommand(exitCommand);

form.addCommand(pauseCommand);

form.addCommand(stopCommand);

form.append(volumeGauge);

}

public void startApp() {

display = Display.getDisplay(this);

form.setCommandListener(this);

display.setCurrent(form);

}

public void pauseApp() {

// pause the player

try {

if(player != null) player.stop();

} catch(Exception ex) {}

}

public void destroyApp(boolean unconditional) {

if(player != null) player.close(); // close the player

}

public void commandAction(Command c, Displayable d) {

if (c == exitCommand) {

notifyDestroyed();

}else if (c == playCommand){

try {

InputStream stream = getClass().

getResourceAsStream(“bong.wav”);

player = Manager.createPlayer(stream, “audio/x-wav”);

///Looping player

player.setLoopCount(-1);// play indefinitely

///end of Looping player

player.realize();

VolumeControl control = (VolumeControl)

player.getControl(“VolumeControl”);

if (control != null){

control.setLevel(volumeGauge.getValue());

}

player.start();

} catch (MediaException mex) {

display.setCurrent(new Alert(“Media Exception”, mex.getMessage(), null, AlertType.ERROR));

} catch (Exception ex){

display.setCurrent(new Alert(“Exception”, ex.getMessage(), null, AlertType.ERROR));

}

}else if (c == pauseCommand){// if pausing

try{

player.stop(); // pauses the media, note that it is called stop

}catch (Exception ex){

display.setCurrent(new Alert(“Pause Exception”, ex.getMessage(), null, AlertType.ERROR));

}

}else if (c == stopCommand){// if stopping the media play

try{

player.close();// close the player

}catch (Exception ex){

display.setCurrent(new Alert(“Stop Exception”, ex.getMessage(), null, AlertType.ERROR));

}

}

}

}

source :

JENI JARDIKNAS

www.academictutorials.com





Percaya Itu Indah

27 09 2010

Musik/Lagu : Anna
Syair : Rosedian
Arrangement : Bayu Nerviadi C., C.

Tuhan ajar kami, untuk percaya,
Saat kami, ada dalam gelombang bimbang.
Ajar kami tuk percaya, juga saat kami hanyut,
Dalam rasa takut kehilangan.

Oh Tuhan ajar kami, tuk tetap percaya,
Juga saat, kami lemah dan tak berdaya.
Ketika cinta kami tersamar rasa cemburu,
Ragu sakit dan kecewa.

Sebab mencinta tanpa percaya,
Laksana berjalan tanpa tentu arah.
Buat cinta kami tumbuh karna percaya,
Karena percaya itu indah.

Tuhan ajar kami, untuk mencinta,
Ketika mencinta kami terluka.
Tuhan ajar kami, tuk tetap bisa mencinta,
Saat kami tlah habis tenaga.

Oh Tuhan ajar kami, tuk tetap bisa mencinta,
Saat kami ditolak dan ditinggalkan.
Ketika cinta kami, yang telah kami tawarkan,
Terasa sia-sia.

Sebab mencinta tanpa percaya,
Laksana berjalan tanpa tentu arah.
Buat cinta kami tumbuh karna percaya,
Karena percaya itu indah.

source : kandangjago.web.id